Konfigurasi dan Penggunaan S3 API pada NEO Object Storage

Konfigurasi dan Penggunaan S3 API pada NEO Object Storage

A. Pendahuluan

NEO Object Storage menyediakan S3 Native API. Di dalamnya, semua fungsi aktif secara default namun dapat dinonaktifkan, mempermudah anda untuk mengakses NEO Object Storage dari Compatible End Point.

Terdapat beberapa poin penting pada NEO Object Storage, yaitu : 

 

1. S3 Endpoint

Endpoint yang dapat ada gunakan untuk mengelola NEO Object Storage Anda. Di sini Anda bisa menambahkan, menghapus, atau mengedit data Anda. Anda harus login untuk dapat mengakses Endpoint ini.

 

2. S3 Website Endpoints

Endpoint yang dapat Anda gunakan jika Anda ingin akses konten tanpa login. Data Anda di sini sudah berbentuk URL yang bisa diakses dari mana saja.
 

B. Metode untuk mengelola NEO Object Storage menggunakan S3 Client

Jika Anda ingin mengintegrasikan atau berinteraksi dengan NEO Object Storage, pastikan Anda telah menginstal dan mengkonfigurasi S3 Client yang mendukung S3 API, seperti AWS CLI atau S3cmd yang sesuai dengan bahasa pemrograman yang Anda gunakan. Dengan S3 Client tersebut, Anda dapat melakukan berbagai tugas, termasuk mengunggah, mengunduh, mengelola ember (bucket), mengelola izin, dan mengelola objek di NEO Object Storage.

1. S3cmd

S3cmd adalah command line tool untuk client yang dapat digunakan untuk meng-upload, menerima, serta mengelola data pada NEO Object Storage Anda menggunakan Protocol S3. Untuk konfigurasi S3cmd, Anda dapat mengubah parameter di ~/.s3cfg , atau menggunakan command S3cmd –configure. Contohnya seperti di bawah ini :
 

[default]
access_key = <your_access_key>
host_base = nos.wjv-1.neo.id
host_bucket = <your_bucket_name>.nos.wjv-1.neo.id
secret_key = <your_secret_key>

Secara default S3cmd menggunakan protocol https, namun Anda bisa mengubahnya menggunakan parameter di bawah ini:

use_https = False

Dengan beberapa konfigurasi di atas, Anda sudah dapat memulai akses menggunakan S3cmd.

$ s3cmd ls
2009-02-03 16:45 s3://somebucket
$ s3cmd ls s3://somebucket

Referensi Command S3CMD: http://s3tools.org/usage

2. AWS-CLI

AWS-CLI merupakan official Amazon CLI untuk AWS. Dengan AWS-CLI-endpoint-plugin sangat mudah untuk melakukan konfigurasi endpoint dengan profil yang beragam. Untuk memulai konfigurasi AWS-CLI, Anda dapat edit file ~/.aws/config. Berikut adalah contoh konfigurasi yang bisa Anda lakukan:
 

[plugins]
endpoint = awscli_plugin_endpoint
[profile default]
aws_access_key_id = <your_username_here>
aws_secret_access_key = <your S3 API key here>
region = <the "location" configured for your cluster>
endpoint_url = https://s3-stage.biznetgio.net

Dengan konfigurasi tersebut, Anda sudah dapat mengggunakan AWS-CLI.
 

$ aws s3 mb s3://test-bucket
make_bucket: test-bucket
$aws s3 ls
2009-02-03 08:45:09 test-bucket
$ aws s3 cp file.txt s3://test-bucket/obj.txt
upload: ./file.txt to s3://test-bucket/obj.txt
$ aws s3 ls s3://test-bucket
2017-07-27 11:29:29 28 obj.txt

Referensi Command AWS CLI : https://docs.aws.amazon.com/cli/latest/reference/s3api/index.html

C. Kesimpulan

Jika Anda ingin mengintegrasikan atau berinteraksi dengan NEO Object Storage, pastikan Anda telah menginstal dan mengkonfigurasi S3 Client yang mendukung S3 API, seperti AWS CLI atau S3cmd yang sesuai dengan bahasa pemrograman yang Anda gunakan. Dengan S3 Client tersebut, Anda dapat melakukan berbagai tugas, termasuk mengunggah, mengunduh, mengelola ember (bucket), mengelola izin, dan mengelola objek di NEO Object Storage.

Semoga artikel ini dapat membantu Anda. Temukan bantuan lainnya melalui Knowledge Base Biznet Gio. Jika Anda masih memiliki kendala silakan hubungi Support Biznet GIO melalui email support@biznetgio.com atau live chat maupun WA ke website www.biznetgio.com dan bisa juga melalui telepon ke nomor (021) 5714567.

    • Related Articles

    • Getting Started - NEO Object Storage

      A. Pendahuluan Neo Object Storage merupakan suatu layanan Cloud Storage yang telah terintegrasi dengan S3 Storage (AWS S3) yang mendukung penyimpanan File atau Data bersifat statis. Pada layanan memiliki pilihan Replikasi Multi Zone yaitu Single ...
    • Implementasi NEO Object Storage Sebagai Primary dan External Storage Nextcloud

      A. Pendahuluan Seperti halnya Dropbox, Google Drive ataupun Mediafire anda pun dapat menggunakan Nextcloud sebagai server berbagi berkas dimana anda dapat menyimpan, mengelola maupun membagikan file dalam lokasi tersentralisasi. NEO Object Storage ...
    • Upgrade Layanan NEO Object Storage

      A. Pendahuluan Untuk layanan Neo Block Storage merupakan layanan data volume yang dapat digunakan sebagai storage tambahan pada layanan Neo Virtual Compute maupun Neo Dedicated Hosting. Salah satu kelebihan layanan Neo Object Storage yaitu dapat ...
    • Mengelola Object pada Layanan NEO Object Storage

      A. Pendahuluan Kali ini kita akan coba mengelola object menggunakan NEO Portal serta S3CMD. Pada dasarnya setiap object mempunyai access control list (ACL) yang memungkinkan Anda mengelola akses ke bucket dan object. Setiap bucket dan object memiliki ...
    • Konfigurasi CNAME NEO Object Storage menggunakan Cyberduck

      A. Pendahuluan CNAME, atau Canonical Name, adalah entri dalam Sistem Nama Domain (DNS) berupa record hosting yang digunakan untuk membuat alias name dan mengarahkan website atau domain ke alamat tertentu (dalam bentuk A Record/Alias bukan dalam ...